BISNIS TIKET PESAWAT ONLINEBISNIS TIKET PESAWAT ONLINE
Direkomendasikan bagi Anda yang ingin memiliki dan mengelola bisnis penjualan tiket pesawat secara online, murah, mudah, cepat, dan aman. KLIK DISINI untuk mendapatkan informasi selengkapnya.

KOLEKSI WALLPAPER FOTO PESAWAT TERBANG :


Permintaan penundaan

Permintaan penundaan. Info sangat penting tentang Permintaan penundaan. Mengungkap fakta-fakta istimewa mengenai Permintaan penundaan

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti S. Gumay mengatakan kelima bandara itu kemungkinan yakni Soekarno-Hatta (Cengkareng), Kuala Namu (Sumut), Ngurah Rai (Denpasar), Juanda (Surabaya) dan Hasanuddin (Makassar). Pada akhir bulan ini draf KM [keputusan Menhub] Asean open sky selesai. Ada lima bandara yang akan kami ajukan masuk liberalisasi, katanya. Sampai saat ini, dia menyatakan pihaknya masih menentukan kelima bandara yang masuk Asean open sky dengan mempertimbangkan kepentingan nasional. Herry melanjutkan pihaknya menyakini kelima bandara itu telah berperan liberal melayani penerbangan internasional. Artinya secara praktek sudah liberal tapi secara legalitas belum, tegas dia. Dia juga menyebutkan kelima bandara yang siap diliberalisasi akan diajukan dalam pertemuan Asean Leader di Vietnam pad aApril 2010 atau pada pertemuan Asean di Brunai Darussalam pada Oktober 2010. Indonesia memiliki 27 bandara berstatus internasional dengan lima bandara akan ditetapkan masuk Asean open sky yang ditargetkan mulai 2013. Sebelumnya, Menhub Freddy Numberi menyebutkan Indonesia meminta waktu menunda penandatanganan Asean open sky untuk mempersiapkan bandara dan operator penerbangan. Menurut Freddy, Indonesia menyampaikan permintaan penundaan minimal 6 bulan sampai Asean Summit di Hanoi, Vietnam, April 2010. Dia menjelaskan alasan penundaan itu untuk mendahulukan kepentingan nasional sebagai implementasi UU No.1/2009 tentang Penerbangan. Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo memastikan bahwa Bandara Ahmad Yani Semarang tidak akan dipindahkan ke wilayah Kendal atau Demak. "Kami akan melanjutkan rencana pemindahan terminal penumpang ke lokasi yang baru, sesuai kebijakan Gubernur sebelumnya," kata Bibit di Semarang, Kamis (21/1). Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah berinvestasi cukup besar untuk pengembangan bandara Ahmad Yani, termasuk rencana pemindahan terminal penumpang. Karena itu, lanjut dia, keberadaan bandara ini tidak perlu pindah ke wilayah Kendal atau Demak. Selain memerlukan dana besar, kata dia, realisasi pembangunan bandara baru justru akan memakan waktu lama. Secara terpisah Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah Kris Nugroho menuturkan, proses pengembangan Bandara Ahmad Yani akan dimulai tahun ini. Pada 2010, kata Kris, pemerintah pusat melalui anggaran pendapatan dan belanja negara mengucurkan dana sekitar Rp29 miliar untuk pemasangan sejumlah instrumen penerbangan serta perbaikan gorong-gorong. Menurut dia, peningkatan berbagai sarana dan prasarana pendukung ini dilakukan sebelum pengerjaan inti proyek bandara berupa pemindahan terminal. Selain itu, kata dia, peningkatan kualitas ukuran ketebalan landasan juga telah selesai dilakukan, dari sebelumnya "pavement classification number" 44 menjadi 55. Dengan ketebalan landasan sebesar ini, kata dia, Bandara Ahmad Yani sanggup didarati pesawat berbadan lebar.


Powered By : Blogger